Sejelek-jelek Manusia
Sejelek-jelek manusia bukanlah mereka yang wajahnya biasa saja, pakaiannya sederhana saja, atau hidupnya tak dipuji siapa-siapa.
Namun seburuk-buruk manusia adalah yang lisannya berubah sesuai kepentingannya, wajahnya berganti sesuai lawan bicaranya.
Di depanmu ia memuji,
di belakangmu ia melukai.
Di satu majelis ia tampak membela kebenaran,
di majelis lain ia menjual kehormatan demi diterima lingkungan.
Orang bermuka dua bukan hanya merusak orang lain,
tetapi perlahan menghancurkan jiwanya sendiri.
Karena hidup dalam kepalsuan membuat hati kehilangan ketenangan.
Kejujuran mungkin membuat seseorang tidak disukai sebagian orang,
tetapi kemunafikan membuatnya kehilangan nilai di sisi Allah.
Maka jagalah wajah hati sebelum menjaga wajah diri.
Jadilah pribadi yang sama saat dilihat manusia maupun saat sendirian.
Sebab kemuliaan bukan tentang pandai mengambil hati semua orang,
tetapi tentang tetap jujur walau itu membuatmu tidak selalu disukai.
@bunayyati



